Kolesterol Tinggi, Ini Ciri-ciri Yang kamu Harus Tahu

Rabu, 3 September 2020
Kolesterol Tinggi, Ini Ciri-ciri Yang kamu Harus Tahu

Kadar kolesterol yang tinggi bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Karena itulah, kolesterol tinggi perlu diwaspadai.

Kolesterol diproduksi oleh hati dan bisa didapatkan juga dari makanan. Kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh kita untuk memproduksi sel-sel baru. Kolesterol juga berfungsi membantu pembentukan vitamin D dan hormon tertentu yang dibutuhkan tubuh.

Tubuh kita memang membutuhkan kolesterol. Namun, kadar kolesterol dalam tubuh tidak boleh terlalu tinggi. Jika terlalu banyak, kolesterol bisa menumpuk di pembuluh darah dan membuat aliran darah tersumbat. Kondisi ini akan menyebabkan munculnya penyakit berbahaya seperti serangan jantung dan stroke.

Memiliki kadar kolesterol tinggi berisiko amat besar bagi kesehatan. Karena itulah, kamu harus bisa mengetahui gejala-gejalanya supaya bisa menghindarinya.

Gejala Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia terjadi ketika kadar kolesterol lebih dari normal. Umumnya, kolesterol normal berada di angka kurang dari 200 miligram per desiliter. Kolesterol disebut tinggi jika hasil pemeriksaan darah menunjukkan 240 miligram per desiliter. Selain dengan pemeriksaan darah, kamu juga bisa merasakan beberapa gejala berikut jika kadar kolesterol sedang tinggi.

1. Sakit kepala dan tengkuk

Sakit kepala dan nyeri tengkuk dapat terjadi karena berbagai hal seperti kejang otot atau radang sendi. Namun, dua hal ini juga bisa kamu alami saat kadar kolesterol naik. Kepala bagian belakang terasa berat dan sakitnya amat mengganggu. Orang yang kadar kolesterolnya sedang tinggi juga bisa merasakan nyeri di bagian tengkuk. Kondisi ini bisa terjadi karena terdapat penumpukan plak di pembuluh darah yang berada di leher sehingga aliran darah terganggu.

2. Gampang capek

Penumpukan kolesterol di pembuluh darah bisa menyebabkan alirah darah ke jaringan tubuh terganggu. Kondisi ini membuat tubuh mudah capek. Jika penumpukan plak terjadi di bagian bawah tubuh, kaki akan terasa berat dan nyeri.

3. Nyeri dada

Ciri-ciri kolesterol tinggi yang lain yaitu nyeri dada bagian depan. Plak yang terbentuk dari tumpukan kolesterol bisa menyumbat aliran darah di jantung sehingga menyebabkan penderitanya merasakan nyeri di bagian dada.

4. Pencernaan terganggu

Kadar kolesterol yang terlalu tinggi di tubuh juga membuat sistem pencernaan terganggu. Bahkan, kondisi ini bisa membuat empedu menjadi tidak seimbang sehingga pada akhirnya batu empedu pun muncul. Menurut data, ada lebih dari 80% kasus penyakit batu empedu yang disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol.

5. Sering kesemutan

Sering kesemutan atau merasakan sensasi kebas di tangan? Meski hal ini juga bisa disebabkan oleh rematik, diabetes, atau infeksi tulang belakang, kamu juga perlu mewaspadai kadar kolesterol. Menurut penelitian, kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan saraf tepi mengalami gangguan sehingga penderitanya sering mengalami kesemutan.

6. Xanthelasma

Kolesterol bisa mengendap di bawah jaringan kulit. Kondisi ini disebut dengan xanthelasma dan ditandai dengan noda berwarna kuning muda di ujung kelopak mata atau benjolan kecil bertekstur padat di lipatan tubuh, seperti siku, tumit, atau lutut.

Cara Mencegah Kolesterol Tinggi

Kalau kolesterolmu berada di level yang tinggi, kamu perlu mengubah gaya hidupmu. Agar terhindar dari risiko terkena berbagai penyakit akibat kolesterol tinggi, cara ini bisa kamu coba.

  1. Atur pola makan

Kurangi makanan yang tinggi lemak. Biasanya, lemak banyak terkandung dalam makanan cepat saji yang digoreng dengan minyak banyak. Beralihlah pada makanan rendah lemak yang diolah dengan cara merebus, mengukus, atau memanggang. Pilihan makanan sumber protein yang bisa kamu coba antara lain dada ayam tanpa kulit, tahu, tempe, ikan, dan kacang-kacangan. Masukkan juga sayur dan buah dalam menu harian untuk mencukupi kebutuhan serat mu. Serat amat penting untuk kesehatan karena bisa membantu menurunkan kolesterol.

1. Stop merokok

Aktivitas merokok bisa membuat risiko pembentukan plak kolesterol jadi lebih meningkat. Sebelum membahayakan tubuhmu, segera hentikan kebiasaan merokok agar tubuhmu jadi lebih sehat.

2. Rutin berolahraga

Olahraga ringan setiap hari bisa membantu melancarkan peredaran darah dan membuat tubuh lebih segar. Beberapa jenis olahraga yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan kolesterol yaitu yoga, jogging, berlari, bersepeda, berenang, taichi, dan senam aerobik. Dengan olahraga, metabolisme tubuh akan berjalan dengan baik. Tubuh bisa lebih banyak membakar kalori yang berasal dari lemak sehingga tingkat kolesterol jahat bisa menurun.

Kolesterol adalah faktor risiko utama penyumbatan jantung koroner. Jika terjadi dalam jangka waktu lama, kolesterol juga bisa berkomplikasi dengan hipertensi dan diabetes. Selain mengubah pola makan, menghentikan merokok, dan melakukan olahraga rutin, kamu juga bisa menurunkan kolesterol dengan bantuan Konilife Redaxin. Konilife Redaxin mengandung Red Yeast Rice atau biasa disebut angkak. Kandungan angkak dalam Konilife Redaxin berkhasiat membantu menurunkan kadar lemak dalam darah (kolesterol, trigliserida) dan memperbaiki rasio LDL dan HDL.

 

Sumber:

https://www.tribunnews.com/tribunners/2017/05/27/olahraga-penurun-kolesterol-tinggi-paling-ampuh

https://www.halodoc.com/perlu-tahu-3-ciri-ciri-kolesterol-mulai-naik

https://www.alodokter.com/mencari-tahu-tentang-adanya-tanda-tanda-kolesterol-tinggi

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3574223/ciri-kolesterol-tinggi-yang-perlu-anda-waspadai

 

Produk terkait:

Konilife O369

Konilife CoQ10

Konilife Imunea


Artikel Lainnya

Hubungi Customer Services headset_mic