Bangun Tidur Malah Terasa Pegal-Pegal? Berikut Cara Tidur Yang Baik Untuk Kesehatan

Selasa, 2 November 2020
Bangun Tidur Malah Terasa Pegal-Pegal? Berikut Cara Tidur Yang Baik Untuk Kesehatan

Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), tidur yang dianggap cukup itu adalah 7-9 jam setiap malamnya. Lalu, bagaimana dengan kamu? Apakah kamu sudah cukup tidur setiap malam selama ini?

Penting lho untuk memiliki kualitas tidur yang baik. Tidur yang baik dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. Tidur penting untuk berbagai aspek fungsi otak. Ini termasuk kognisi, konsentrasi, produktivitas, dan kinerja. Semua ini dipengaruhi secara negatif oleh kurang tidur. 

Tidur yang baik juga telah terbukti meningkatkan keterampilan memecahkan masalah dan meningkatkan kinerja memori anak-anak dan orang dewasa. Tak hanya itu saja, tidur meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Syaratnya, tidur yang kamu alami masuk dalam tahapan tidur lelap atau deep sleep dan akan terjadi di NREM N3 dan N4, umumnya memasuki tidur pada menit ke 90-120. Tidur tahapan lelap ini jugalah yang disebutkan dengan kategori tidur yang berkualitas, dan memiliki manfaat atau akan membantu dalam proses detoksifikasi organ-organ tubuh yang efeknya pada imunitas tubuh yang baik.

 

Cara Tidur Yang Baik Untuk Kesehatan

Jika kamu bangun tidur malah terasa pegal-pegal, maka saatnya melakukan perbaikan karena tidur yang tidak berkualitas seperti mudah terbangun yang berujung pada kurang tidur tak hanya memicu kenaikan berat badan, namun juga stres, mudah lelah, dan masalah kesehatan lainnya. 

Lalu bagaimana cara tidur yang baik untuk kesehatan? Berikut caranya:

  1. Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari

    Salah satu kunci untuk bebas dari gangguan tidur seperti insomnia adalah tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya, bahkan saat akhir pekan, cuti, atau liburan. Langkah ini dapat membantu tubuh mengenali dan terbiasa dengan jam tidur yang ada, sehingga membantumu untuk lebih cepat terlelap atau bangun ketika waktunya tiba.
     
  2. Siapkan diri sebelum tidur

    Tidur yang baik untuk kesehatan adalah yang berkualitas seperti ketika tidur dengan pulas. Agar bisa tidur pulas kamu perlu merasa santai dan tenang, kamu juga perlu mengurangi aktivitas beberapa jam sebelum tidur karena tubuh perlu tahu bahwa sebentar lagi adalah waktunya untuk beristirahat. Bagi kamu yang mengalami insomnia, coba matikan alat elektronik seperti TV, HP, maupun laptop, karena cahaya yang keluar dari layarnya membuat otak tetap aktif.
     
  3. Hindari tidur siang kalau kamu mengalami kesulitan untuk terlelap di malam hari. 

    Tidur siang sebenarnya dapat membantu menyegarkan pikiran dan tubuh yang penat usai beraktivitas pagi hingga siang. Tapi kalau itu justru membuatmu kesulitan tidur saat malam, maka jangan lakukan. Apabila kamu mengantuk di siang hari dan terpaksa harus tidur, maka batasi jam tidurnya hanya 10-30 menit saja.
     
  4. Kurangi alkohol, rokok, dan kafein

    Konsumsi alkohol dan kafein seperti kopi, teh, soft drink, dan coklat bisa mengganggu jam tidur. Para ahli dari John Hopkins University School of Medicine mendapati mereka yang tidak merokok memiliki kualitas tidur 4 kali lebih baik dibanding para perokok. Selain efek nikotin yang membuat seseorang tetap terjaga, asap rokok juga dapat memicu asma atau gangguan pernafasan lain sehingga membuat konsumennya susah tidur.
     
  5. Hindari makanan berat dan pedas di malam hari

    Begitu juga dengan makanan berat atau pedas yang cenderung membuat perut tidak nyaman menjelang tidur.  Sebisa mungkin, hindari mengkonsumsi makanan berat 2-3 jam sebelum jam tidur. Kalau lapar, kamu bisa makan cemilan ringan sejam sebelum tidur seperti biskuit. Cemilan malam yang ideal biasanya merupakan kombinasi dari karbohidrat dan kalsium atau protein yang mengandung asam amino triptofan. Studi menunjukkan bahwa kedua kombinasi tersebut bisa mendongkrak kadar serotonin sehingga membantu pikiran lebih rileks.
     
  6. Jangan tidur dengan binatang peliharaan

    Studi yang diadakan Dr. John Shepard dari Mayo Clinic menemukan 53% partisipan yang tidur dengan hewan peliharaannya mengalami gangguan tidur setiap malamnya. Hal serupa berlaku bagi lebih dari 80% orang tua yang tidur sekamar dengan anak mereka. 

 

Konilife Chlorofit Bantu Pelihara Kesehatan

Selain dengan memiliki tidur yang berkualitas, kamu juga bisa menjaga kesehatan dengan Konilife Chlorofit. Konilife Chlorofit mengandung Spirulina yang kaya akan vitamin, mineral, protein dan asam lemak esensial yang berfungsi membantu memelihara kesehatan tubuh, antioksidan, pengikat racun, meningkatkan daya tahan tubuh, metabolisme lemak dan menurunkan kolesterol dan mengatasi anemia.

 

Sumber:

https://www.honestdocs.id/cara-tidur-yang-baik-untuk-kesehatan

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19379769/

https://www.healthline.com/nutrition/10-reasons-why-good-sleep-is-important#8.-Sleep-improves-your-immune-function

https://kesehatan.kontan.co.id/news/tidur-bisa-meningkatkan-imunitas-tubuh-ini-syaratnya


Produk Terkait


Artikel Lainnya

Hubungi Customer Services headset_mic