Bagaimana Memperoleh Vitamin D Saat Musim Hujan?

Rabu, 3 September 2020
Bagaimana Memperoleh Vitamin D Saat Musim Hujan?

Saat di sekolah, kita diberikan pemahaman jika vitamin D bersumber dari matahari. Dan banyak orang beranggapan hanya sinar matahari saja yang mampu memberikan vitamin D secara optimal. Vitamin D memang sering disebut "vitamin sinar matahari," tetapi sebenarnya itu adalah steroid yang bertindak seperti hormon dalam tubuh. Vitamin D mengatur fungsi lebih dari 200 gen dan sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan kita.

Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah dari paparan sinar matahari, sekitar 20 hingga 30 menit, tiga kali seminggu tanpa tabir surya untuk mereka yang berkulit cerah dan lebih lama bagi mereka yang berkulit lebih gelap.

Namun hal ini jadi masalah saat tiba musim hujan di daerah tropis atau musim dingin di daerah 4 musim, karena minimnya sinar matahari yang menyebabkan berkurangnya asupan vitamin D.

 

Bahaya Kekurangan Vitamin D

Kekurangan vitamin D tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, kondisi ini bisa meningkatkan resiko seseorang mengalami sejumlah gangguan kesehatan. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kekuatan tulang. Biasanya ditandai dengan tulang kaki yang bengkok. Pada anak-anak, kondisi ini disebut penyakit rakitis, sedangkan pada orang dewasa, disebut osteomalacia.

Selain gangguan tulang, defisiensi vitamin D juga diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya beberapa penyakit, seperti:

  1. Osteoporosis.
  2. Radang sendi.
  3. Penyakit infeksi, seperti pneumonia, sepsis, dan TBC.
  4. Depresi
  5. Sakit kepala dan migrain.

Lalu, menurutmu apa yang akan terjadi jika kita berada di musim hujan dimana hampir setiap saat cuaca mendung dan menyebabkan sinar matahari tidak keluar? Apakah tubuh tidak bisa mendapatkan vitamin D? Baca terus artikel ini untuk mendapat jawabannya.

 

Pentingnya Vitamin D

Jika kamu tidak terpapar sinar matahari dengan cukup, ditambah dengan diet yang kurang baik, dapat menyebabkan rendahnya vitamin D dalam tubuh. Tingkat vitamin D yang terlalu rendah tidak hanya terkait dengan gangguan otot dan tulang, namun juga disertai peningkatan risiko diabetes tipe 2 terlepas dari berat badan, dan kanker. Mendapatkan cukup vitamin D sangat penting untuk tetap sehat karena vitamin D memainkan peran penting dalam kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan fungsi kognitif.

Lalu jika saat musim hujan dan tidak ada sinar matahari apakah itu berarti kita pasti akan kekurangan vitamin D? Seorang ahli bernama Katherine Brooking, MS, RD, nutrisionis dari WebMD menjelaskan pemahaman akan sinar matahari sebagai sumber tunggal vitamin D tidaklah sepenuhnya benar. Vitamin D bisa diperoleh dari makanan dan sinar matahari membantu mengaktifkannya dalam tubuh. Bila cuaca sedang hujan, kamu tidak perlu khawatir karena sumber vitamin D masih bisa diperoleh dari beberapa makanan.

Untungnya, ada cara untuk memastikan kadar vitamin D tetap dalam kisaran yang sehat bahkan ketika matahari tidak bersinar. Berikut adalah cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D selama musim hujan.

1. Makan makanan yang tepat 

Matahari memang menjadi sumber utama produksi vitamin D di dalam tubuh. Tapi, bagi kamu yang memang tidak memiliki cukup waktu untuk sekedar berjemur di bawah paparan sinar matahari atau karena memang faktor cuaca yang tidak mendukung, kamu bisa menemukan beragam sumber vitamin lainnya tersebut dari makanan yang kamu konsumsi sehari-hari. Berikut ini berbagai makanan yang menjadi sumber vitamin D terbaik:

●        Minyak ikan cod

●        Salmon

●        Tuna

●        Sarden

●        Mackerel

●        Kuning telur

●        Hati sapi

●        Jamur kancing

●        Susu

●        Sereal yang diperkaya vitamin D

●        Udang

●        Kaviar

2. Konsumsi Konilife Bone

Saat musim hujan tiba dan minimnya sinar matahari, kamu bisa konsumsi makanan sehat kaya akan kalsium dan bila perlu konsumsi Konilife Bone untuk menjaga kesehatan tulang. Konilife Bone hadir dengan kandungan kalsium organik (Calcium Algae) yang alami sehingga dapat diserap tubuh secara optimal serta Vitamin D 50 IU yang dibutuhkan tubuh untuk menyerap kalsium dan bersama-sama menjaga kepadatan tulang. Vitamin D merupakan salah satu vitamin esensial yang sangat dibutuhkan tubuh. Tubuh memerlukan vitamin ini untuk menyerap kalsium dan meningkatkan pertumbuhan tulang.

Tanpa asupan vitamin D yang cukup, tubuh tidak bisa membentuk hormon kalsitriol yang memadai untuk menyerap kalsium dari makanan. Akibatnya, tubuh mengambil persedian kalsium dari tulang. Jika hal tersebut terjadi secara terus-terusan, tulang akan semakin lemah dan berakibat pada penyakit tulang seperti osteoporosis dan rakitis. Tak berhenti di situ, berbagai penelitian juga menemukan bahwa asupan vitamin D dan kalsium yang cukup dapat membantu menurunkan risiko patah tulang.

 

Sumber:

https://www.insider.com/how-to-get-vitamin-d-2019-1

https://health.usnews.com/wellness/food/articles/2016-11-11/4-ways-to-keep-your-vitamin-d-levels-up-this-winter

https://www.alodokter.com/mari-waspadai-kekurangan-vitamin-d-dari-sekarang

https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/gangguan-muskuloskeletal/osteoporosis/sumber-vitamin-d-selain-sinar-matahari/

 

Produk terkait

Konilife Livergard

Konilife Prosmeto

Konilife Oxi


Artikel Lainnya

Hubungi Customer Services headset_mic