7 Gejala Diabetes Ini Paling Sering Terjadi, Waspada Sebelum Terlambat

Rabu, 3 September 2020
7 Gejala Diabetes Ini Paling Sering Terjadi, Waspada Sebelum Terlambat

Diabetes sudah menjadi momok yang ditakuti banyak orang. Ketakutan terhadap diabetes bukan tanpa alasan. Penyakit ini bisa membatasi kualitas hidup serta mengundang bermacam penyakit yang  mengancam nyawa. Jika tidak menjaga kesehatan dengan benar, komplikasi penyakit bisa terjadi.

Biasanya, diabetes banyak diderita orang berusia 40 tahun ke atas. Namun, tidak menutup kemungkinan orang muda pun terkena. Apalagi, jika gaya hidup yang dijalani jauh dari kata sehat, terlalu banyak mengonsumsi gula, makanan dan minuman manis, serta tidak pernah olahraga.

Gejala Diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang banyak terjadi di Indonesia. Kemenkes RI memperkirakan pada tahun 2030, jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia akan mencapai 21,3 juta orang. Karena itu, ada baiknya kamu mengetahui ciri-ciri dan gejala penyakit ini.

1. Frekuensi buang air kecil meningkat

Sering terbangun di tengah malam karena ingin buang air kecil? Jika kondisi ini kerap terjadi di malam hari, bisa jadi merupakan gejala diabetes.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi menyebabkan pengidap diabetes mengalami hal ini. Normalnya, ginjal akan menyaring gula darah yang akan diserap lagi oleh tubuh. Namun, jika gula darah terlalu tinggi kadarnya, ginjal mengalami kesulitan untuk menyaringnya. Akibatnya, ginjal akan mengeluarkan kelebihan gula darah melalui urine.

Urine yang tinggi kandungan gula ini lebih kental ketimbang urine normal. Akibatnya, ginjal akan menyerap cairan dalam tubuh untuk mengencerkannya. Kondisi ini pada gilirannya membuat kamu jadi sering merasa haus sehingga kamu makin banyak minum. Karena banyak cairan yang masuk dalam tubuh, kamu pun akan lebih sering buang air kecil.

2. Sering haus

Salah satu gejala diabetes lainnya yaitu gampang haus (polidipsia). Berbeda dengan haus yang biasa kita alami, rasa haus karena diabetes tidak hilang meskipun kamu sudah minum. Kondisi ini disebabkan oleh tubuh yang membutuhkan banyak cairan untuk mengganti air yang keluar melalui kencing.

3. Lapar terus-menerus

Merasa lapar adalah normal. Tapi, jika kamu masih saja merasa lapar setelah makan berat, kamu perlu waspada. Soalnya, cepat lapar merupakan salah satu ciri-ciri diabetes yang paling sering terjadi. Kondisi ini terjadi karena hormon insulin tidak bekerja dengan baik.

Makanan yang kita makan akan diubah menjadi glukosa dan digunakan sebagai sumber energi. Jika tubuh tidak berhasil memproduksi insulin, keperluan energi jadi tidak tercukupi. Tubuh yang kekurangan glukosa akan memberi sinyal lapar terus-menerus. Kondisi ini juga dikenal dengan nama polifagia yaitu rasa lapar berlebihan atau peningkatan nafsu makan yang tidak biasa.

4. Berat badan turun drastis

Jika berat badan turun terus-menerus meski tidak menjalani diet, kamu mesti berhati-hati. Berat badan yang turun drastis dalam waktu singkat merupakan salah satu gejala diabetes. Kondisi ini terjadi karena produksi insulin yang tidak mencukupi sehingga tubuh harus mengambil protein dan memecah lemak dan otot untuk dijadikan energi. Padahal, lemak dan otot memiliki peran sebanyak 30-45% dalam keseluruhan berat badan kita.

5. Kulit gampang kering

Diabetes dapat mempengaruhi kulit. Gejala seperti kulit kering, gatal, bersisik, atau pecah-pecah umum terjadi pada pengidap diabetes. American Diabetes Association bahkan mengungkapkan bahwa 1 dari 3 pengidap diabetes akan mengalami kulit kering dan gatal. Tubuh yang kekurangan cairan jadi kehilangan kelembaban sehingga kulit pun kering.

Kadar gula darah yang tinggi juga bisa membuat tubuh memproduksi zat sitokin (protein kecil untuk pensinyalan sel). Padahal, produksi sitokin berlebihan dapat menyebabkan peradangan yang menyebabkan kulit kering, gatal, dan pecah-pecah.

6. Luka yang lama sembuh

Kadar gula darah yang terlalu tinggi menyebabkan dinding pembuluh darah arteri menyempit sehingga aliran oksigen dan nutrisi jadi terhambat. Akibatnya, bagian tubuh yang luka tidak bisa menerima oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan agar cepat sembuh. Inilah yang membuat proses penyembuhan luka pada pengidap diabetes jadi lebih lama.

7. Sering merasa lemas

Sering merasa lemas atau tidak ada tenaga untuk melakukan apapun biasanya dialami oleh pengidap diabetes di tahap awal. Hal ini bisa dikarenakan gula darah terlalu tinggi, terlalu rendah, atau insulin tidak bekerja dengan optimal.

Insulin berfungsi untuk mengangkut glukosa yang akan digunakan tubuh sebagai energi. Jika insulin tidak bekerja efektif, glukosa pun tidak bisa masuk ke dalam sel tubuh. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan energi yang diperlukan sehingga pengidap diabates pun menjadi lesu dan tidak bertenaga.

Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, segera periksakan kadar gula darahmu. Tak perlu cemas jika kamu didiagnosis dengan diabetes. Meski tak bisa disembuhkan, diabetes dapat dikendalikan. Diabetes yang terkendali akan menurunkan resiko terjadinya komplikasi yang merugikan kesehatan.

Perbaiki gaya hidup, rutin berolahraga, dan konsumsi Konilife Glucotrim bisa membantumu menurunkan gula darah serta mengendalikan diabetes. Konilife Glucotrim mengandung white kidney bean extract dan Chromium picolinate yang bekerja efektif menghambat penyerapan karbohidrat sederhana serta merangsang tubuh bekerja optimal memproduksi insulin.

 

Sumber:

- https://www.alodokter.com/diabetes

- https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/diabetes-kencing-manis/gejala-diabetes-ciri-ciri-kencing-manis/

 

Produk terkait:

Konilife Imunea

Konilife O369

Konilife CoQ10

 


Artikel Lainnya

Hubungi Customer Services headset_mic